LAPORAN
MODUL II
PRAKTIKUM
BAHASA PROGRAM KOMPUTER
Diajukan
sebagai salah satu prasyaratan kelulusan Praktikum Bahasa Program Komputer
Oleh :
ADI NUR ALAMSYAH
(1603053)
ASISTEN :
ARIS SAEPULOH
|
(1403007)
|
AYESHA
YASNI JAZQIYAH
|
(1503001)
|
RIAN
WIBAWA
|
(1503019)
|

LABORATORIUM
KOMPUTER INDUSTRI
JURUSAN
TEKNIK INDUSTRI
SEKOLAH
TINGGI TEKNOLOGI GARUT
2017
Allhamdulilah, puji dan syukur
praktikan panjatkan kepada Allah SWT, karena berkat rahmat dan ridho-Nya
sehingga praktikan dapat menyelesaikan
laporan praktikum modul 2 bahasa pemrograman komputer ini. Sholawat
dan salam semoga senantiasa tercurah limpahkan kepada baginda besar kita yakni
nabi Muhammad SAW. Laporan praktikum ini diajukan sebagai syarat kelulusan
praktikum modul 2 mata kuliah praktikum Bahasa program komputer.
Praktikan
menyadari dikarenakan faktor waktu, kesempatan, pengetahuan dan pengalaman,
membuat laporan ini masih banyak sekali kesalahan. Oleh karena itu, praktikan
memohon maaf sekaligus mengharapkan kritik serta saran dari pembaca untuk
perbaikan laporan ini agar menjadi lebih baik lagi.
Praktikan
telah berusaha dengan segala kemampuan dan pengetahuan yang dimiliki dalam
menyajikan laporan praktikum ini. Serta menyadari, bahwa laporan praktikum ini
masih jauh dari sempurna. Praktikan juga mengucapkan banyak terimakasih kepada
semua pihak yang telah membantu dalam proses pembuatan laporan praktikum modul
2 ini.
Besar
harapan praktikan semoga laporan praktikum ini dapat bermanfaat khususnya bagi
praktikan dan pihak terkait pada umumnya. Sehingga apa yang sudah
praktikan tulis dalam laporan ini bisa menjadi amal ibadah. Khususnya bagi
praktikan dan umumnya bagi semua pihak yang terkait.
Garut,
Maret 2017
|
Praktikan
|
LEMBAR PENGESAHAN
Praktikan menyatakan bahwa Laporan
Modul II Praktikum Bahasa Program Komputer ini merupakan tindakan yang
dilakukan dengan penuh kesadaran
tanpa paksaan. Tujuan mendapatkan suatu kebenaran ilmiah dan ilmu
pengetahuan. Praktikan menyatakan bahwa isi Laporan Modul II Praktikum Bahasa
Program Komputer ini merupakan karya asli buatan sendiri.
Setelah melalui masa asistensi bersama
Asisten Dosen dan Dosen menyatakan bahwa Laporan Modul II Praktikum Bahasa
Program Komputer ini telah diperiksa secara seksama dan dicapai persetujuan.
Maka Laporan Modul II Praktikum Bahasa Program Komputer ini memenuhi syarat
sebagai komponen Kelulusan pada
Praktikum dan Mata Praktikum Kuliah Bahasa Program Komputer pada Program Studi
Teknik Industri Sekolah Tinggi Teknologi Garut.
Praktikan
Adi Nur Alamsyah
NPM 1603053
|
Mengetahui,
Asisten Dosen Bahasa Pemrograman I
Aris saepuloh
NPM: 1403007
|
Asisten Dosen Bahasa Pemrograman I
Ayesha Yasni Jazqiyah
NPM: 1503001
|
Asisten Dosen Bahasa Pemrograman I
Rian Wibawa
NPM: 1503019
|
||
Dosen Bahasa Pemrograman
Dede Kurniadi, S.Kom., M.Kom,
NIDN:
|
||||
DAFTAR ISI
DAFTAR GAMBAR
DAFTAR TABEL
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Program komputer adalah
suatu perangkat lunak (software) yang
sebenarnya merupakan runtunan suatu instruksi yang ditulis dalam bentuk
kode-kode
menggunakan bahasa pemrograman tertentu, dan telah dikompilasi dengan
menggunakan kompiler yang sesuai. Salah satunya adalah Dev Pascal yang digunakan dalam
praktikum Bahasa program komputer.
Oleh
karena itu praktikum Bahasa Pemrograman Komputer yang dikhususkan untuk
pemrograman Dev Pascal sangat penting
untuk dilaksanakan. Selain mahasiswa dapat menguasai Bahasa pemrograman Dev Pascal praktikum ini juga bisa
mengasah logika berfikir setiap mahasiswa. Sehingga setiap mahasiswa dapat berfikir
secara kritis dalam mengambil suatu tindakan. Praktikum ini juga dilaksanakan
dengan tujuan agar mahasiswa mampu mengetahui tools pada Dev Pascal. Mahasiswa
mampu mengenal program Dev Pascal dan
mahasiswa mampu menganalisis program dasar pada Dev Pascal. Selain itu bagi
mahasiswa teknik industri bahasa pemrograman bisa diaplikasikan untuk membuat
sebuah program perhitungan yang akan mempermudah pekerjaan atau juga agar kita
bisa mengerti tentang pekerjaan yang berbasis komputer.
Instruksi
yang digunakan dalam Dev Pascal sangat
banyak. Beberapa diantaranya yang telah digunkan seperti penggunan write,
writeln, readln dan beberapa instruksi yang bisa memperindah tampilan program
seperti penggunaan textcolor, textbackground dan juga delay. Ketika memahami
komponen-komponen tersebut kita akan lebih mudah dalam membuat sebuah program.
Oleh karena itu, dalam praktikum modul 2 ini kita wajib memahami konsep-konsep
dasar penulisan program yang digunakan dalam Bahasa Pascal.
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan pemaparan diatas, adapun rumusan
masalah pada praktikum modul 2 ini adalah:
1.
Apa saja
tools yang terdapat pada Dev Pascal?
2.
Bagaimana
cara mengembangkan logika berfikir praktikan setelah belajar Dev Pascal?
3.
Bagaimana
cara membuat program dasar pada Dev
Pascal?
1.3 Tujuan Praktikum
Berdasarkan rumusan masalah diatas, adapun
tujuan dari dilaksanakannya praktikum modul 2 ini adalah:
1.
Mahasiswa
mampu menguasai tools pada Dev Pascal
2.
Mahasiswa
mampu mengenal logic berpikir pada Dev
Pascal
3.
Mahasiswa
mampu membuat program dasar pada Dev
Pascal
1.4 Manfaat Praktikum
Berdasarkan tujuan diatas, adapun manfaat dari
dilaksanakannya praktikum modul 2 ini adalah:
1.
Memberikan
pengetahuan kepada mahasiswa untuk bisa lebih mengetahui tools-tools yang ada pada Dev
Pascal
2.
Memberikan
kemampuan kepada mahasiswa untuk mengembangkan logic berpikirnya
3.
Memberikan
kemampuan kepada mahasiswa untuk membuat program-program dasar pada Dev Pascal
BAB II
LANDASAN TEORI
2.1 Komponen sistem pada Pascal
Secara umum komponen dasar
yang terdapat pada Pascal terbagi
kedalam dua yaitu hanya ada input dan juga output. Untuk lebih jelasnya
perhatikan penjelasan dibawah ini :
2.1.1 Input
Input merupakan suatu perintah atau instruksi yang
akan dimasukan melalui data dari keyboard. Dalam Bahasa Pascal untuk melakukan langkah ini antara lain:
1.
Readln, adalah suatu perintah untuk memasukan data
bertipe sesuai dengan data yang dilewatkan padannya.
2.
Readkey, adalah perintah untuk memasukan data bertipe
karakter.
3.
Keypressed, sama halnya dengan readkey tetapi data ini
menghasilkan tipe data Boolean dan mendeteksi jika terjadi penekanan tuts
keyboard maka akan menghasilkan nilai true.
2.1.2 Proses
Proses adalah suatu keadaan dimana input yang
dimasukan berada dalam tahap pengolahan. Dengan kata lain proses adalah
pengolahat data program yang dimasukan (di input).
2.1.3 Output
Output
merupakan suatu proses
menampilkan data layar monitor, dalam perintah Bahasa Pascal untuk melakukan langkah ini antar lain:
1.
Write, perintah menuliskan suatu data dimana posisi
kursor akan berada disebelah kiri program.
2.
Writeln, adalah perintah menuliskan data dimana posisi
kursor akan berada pada baris selanjutnya.
2.2 Delay
Delay merupakan proses menunggu dalam sebuah
program yang dituliskan. Misalnya untuk contoh penulisannya seperti “ delay(3000); ”. pada penulisan delay seperti itu berlaku ketentuan menunggu program yang akan
keluar selama 3 detik. Begitu seterusnya.
2.3 Textcolor
Textcolor adalah suatu instruksi di dalam
bahasa pascal yang digunakan untuk memberi warna tulisan pada hasil akhir program.
Contoh penulisannya adalah “ textcolor(1); “. Maka berlaku warna biru untuk hasil akhir tulisannya.
2.4 TextBackground
Textbackground adalah suatu instruksi di dalam
bahasa pascal yang digunakan untuk memberi warna pada latar hasil akhir dari
suatu program. Contoh penulisannya adalah “ textbackgroundu(white); “. Maka akan berlaku warna putih pada latar
program tersebut.
2.5 Algoritma
Algoritma adalah urutan
langkah-langkah logis penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis dan
logis. Kata logis
merupakan kata kunci dalam algoritma. Langkah-langkah
dalam algoritma harus logis dan harus dapat ditentukan
bernilai salah atau benar. Dalam beberapa konteks, algoritma
adalah spesifikasi urutan langkah untuk melakukan
pekerjaan tertentu. Pertimbangan dalam pemilihan algoritma adalah,
pertama, algoritma haruslah benar. Artinya algoritma akan memberikan keluaran
yang dikehendaki dari sejumlah masukan yang diberikan. Tidak peduli
sebagus apapun algoritma, kalau memberikan keluaran yang salah, pastilah algoritma
tersebut bukanlah algoritma yang baik.
2.6 Tipe Data
Tipe data adalah sebuah kelas
dari objek-objek data bersama-sama
dengan himpunan operasi untuk membuat dan memanipulasinya. (Heri Sismoro & Kusrini Iskandar, 2004). Walaupun sebuah
program hanya berurusan dengan objek data tertentu seperti array A, Variabel
integer X atau file F, sebuah program perlu lebih biasa berurusan dengan
tipe-tipe data seperti kelas-kelas array-array, interger-integer, ataupun
file-file.
Tipe data dibedakan menjadi
beberapa macam, diantaranya adalah sebagai berikut:
2.4.1 Tipe Data Sederhana
Merupakan tipe data
dasar yang sering dipakai oleh program. Yang termasuk tipe data sederhana
adalah integer (bilangan bulat), real (bilangan pecahan), char (alphanumerik dan tanda baca), dan boolean (logika).
Ø Bilangan Integer
Tabel 2.1 tipe data bilangan integer
Tipe
Data
|
Ukuran
Tempat
|
Rentang
Nilai
|
Byte
|
1 byte
|
0 s.d. +255
|
Shortint
|
1 byte
|
-28 s.d. +127
|
Integer
|
2 bytes
|
-32768 s.d. 32767
|
Word
|
2 bytes
|
0 s.d. 65535
|
Longint
|
4 bytes
|
2147483648 s.d. 214748383647
|
Pengggolongan tipe data integer tersebut dimaksudkan untuk
membatasi alokasi memori yang dibutuhkan. Misalkan untuk perhitungann dari
suatu variabel bilangan diperkirakan nilai maksimumnya 32767, maka kita cukup
mendeklarasikan variabel bilangan integer (2 byte), dari pada longit (4 byte).
Ø Bilangan Real
Bilangan
real atau nyata merupakan jenis bilangan pecahan, dapat dituliskan secara biasa
atau model scientific.
Tabel 2.2 bilangan real
Tipe
Data
|
Ukuran
Tempat
|
Rentang
Nilai
|
Real
|
6 bytes
|
2.9 x
|
Single
|
4 bytes
|
1.5 x
|
Double
|
8 bytes
|
5.0 x
|
Extended
|
10 bytes
|
3.4 x
|
Comp
|
8 bytes
|
-9.2 x
|
Ø Char
Tipe data ini menyimpan karakter yang diketikan dari keyboard, memiliki 266 macam yang
terdapat tabel ASCII ( American Standard
Code for Information Interchange). Contoh: ‘a’ ‘B’ ‘+’, dan sebagainya.
Yang perlu diingat, penulisannya harus menggunakan tanda kutip tunggal. Jenis
data ini memerlukan memori sebesar 1 byte untuk masing-masing data.
Ø Tipe Data Boolean
Merupakan tipe data
logika yang berisi dua kemungkinan nilai
2.4.2 Tipe Data Terstruktur
Tipe ini terdiri atas
array, record, set, dan file. String adalah tipe data jenis array.
Ø Tipe Data String
Merupakan suatu data yang menyimpan array (larik). Sebagai
contoh ‘ABCDEF’ merupakan sebuah konstanta string yang berisikan 6 byte
karakter. Ukuran tempat untuk tipe data ini adalah 2 ssampai 265 byte, dengan
jumlan elmen 1 sampai dengan 255.
Ø Tipe Data Set
Sebuah set merupakan himpunan yang berisi nilai
(anggota). Set merupakan tipe data
yang khusus untuk pascal. Set dalam pemrograman sangat mirip dengan ilmu
matematika. Salah satu manfaat penggunaan tipe data set adalah untuk mengecek apakah suatu nilai muncul dalam range tertentu.
2.7 Variabel
Variabel adalah suatu pengenal
yang didefinisikan oleh programmer untuk menyimpan nilai atau data tertentu
yang dibutuhkan dalam program pada saatprogram sedang berjalan (run-time). (Raharjo,
2006).
Dengan demikian nilai tersebutjuga dapat kita ubah pada saat program berjalan
sesuai dengan kebutuhan program. Hal yang perlu diperhatikan adalah tipe data
dari variabel yang kita deklarasikan haruslah sama dengan tipe data dari data
atau nilai yang akan dimasukan ke dalamnya. Untuk mendeklarasikan sebuah
variabel di dalam bahasa pascal, kita harus menempatkannya pada bagian
deklarasi (yang diidentifikasi dengan kata kunci Var).
2.8 Tools Yang Digunakan Saat Praktikum
Table 2.3 tools yang digunakan saat praktikum
Gambar
|
Nama
|
Fungsi
|
Compile Project
|
Digunakan untuk melanjutkan
pemeriksaan sebuah program yang dibuat
|
|
Continue
|
Digunakan untuk melanjutkan
pembuatan sebuah program
|
|
Execute
|
Digunakan untuk melanjutkan sebuah
program ke tahap akhir
|
|
New
|
Digunakan untuk membuat lembar
kerja baru
|
|
Save
|
Digunakan untuk menyimpan data
program yang telah dibuat
|
BAB III
METODOLOGI PRAKTIKUM
3.1 Keterkaitan Antar Teori
Secara umum terdapat beberapa komponen di dalam
bahasa pascal. Diantaranya yaitu Input dan
juga Output. Input merupakan suatu
perintah atau instruksi yang akan dimasukan melalui data dari keyboard.
Contohnya seperti readln, readkey dan
keypressed. Sedangkan Output merupakan suatu proses
menampilkan data layar monitor, contohnya seperti penulisan write dan writeln. Perbedaanya adalah jika kita memasukan instruksi
menggunakan write maka posisi kursor akan berada pada sebelah kiri program.
Sedangkan apabila kita memasukan instruksi berupa writeln maka posisi kursor akan berada di baris selanjutnya.
Pada bahasa pascal juga terdapat beberapa
instruksi yang biasanya digunakan untuk mempercantik tampilan program. Diantarnya
yaitu penggunaan textcolor (digunakan
untuk memberikan warna tulisan pada hasil akhir program), penggunaan textbackground (digunakan untuk memberi
warna latar pada hasil akhir program) dan juga penggunaan delay (digunakan untuk membuat suatu proses tunggu dalam proses
output pada program pascal). Pada program pascal juga kita harus mengerti
dengan yang namanya algoritma. Algoritma adalah urutan langkah-langkah logis penyelesaian masalah yang
disusun secara sistematis dan logis. Apabila kita sudah paham mengenai
algoritma maka proses pembuatan program akn lebih tersusun dengan rapih ,
sistematis dan juga terstruktur.
Terdapat pula ubeberapa isntruksi dasar yangy
digunakan dalam pembuatan program diantaranya adalah penggunaan tipe data dan
juga variable. Tipe
data adalah sebuah kelas dari objek-objek data bersama-sama dengan himpunan operasi untuk membuat dan
memanipulasinya. (Heri Sismoro & Kusrini Iskandar, 2004).
Sedangkan Variabel
adalah suatu pengenal yang didefinisikan oleh programmer untuk menyimpan nilai
atau data tertentu yang dibutuhkan dalam program pada saatprogram sedang
berjalan (run-time). (Raharjo,
2006).
3.2 Diagram Alur Praktikum

Gambar 3.1 diagram alur praktikum
3.3 Langkah-Langkah Praktikum
3.3.1 Start
Praktikan mulai memasuki
lab praktikum industri dengan mengumpulkan tugas pendahuluan yang telah dibuat.Praktikan mengawali praktikum dengan berdo’a
yang dipimpin oleh satu orang praktikan. Kemudian setelah itu dilanjutkan
dengan tes tulis dan tes lisan.
3.3.2 Pemaparan
Pada modul dua ini asisten tidak terlalu banyak
memaparkan materi, tetapi langsung kepada penugasan pembuatan program tampilan
sebanyak tiga buah. Setiap masing-masing
tampilan harus menghasilkan output sebanyak
50 baris. Kemudian dalam pemaparan dijelaskan sedikit mengenai apa itu delay
dalam program Dev Pascal, dan juga
cara penggunaannya seperti apa.
3.3.3 Praktikum
Pada bagian praktikum praktikan membuat tiga
buah program tampilan. Dengan setiap tampilan harus menghasilkan output sebanyak 50 baris. Untuk
programnya sendiri itu dibuat bebas, sesuai dengan kreatifitas yang dimiliki
masing-masing praktikan.
3.3.4 Analisis
Setelah praktikan selesai membuat sebuah
program, setiap praktikan diharapkan menganalisis program yang telah dibuatnya
agar terhindar dari kesalahan. Selain itu dengan melakukan analisis program
yang telah dibuat juga dapat membuat praktikan lebih teliti lagi dalam membuat
sebuah program. Adapun analisis yang telah dilakukan
adalah memeriksa judul program, memeriksa unit yang digunakan serta memeriksa
semua program yang telah dituliskan mulai dari begin dan diakhiri dengan end.
3.3.5 Finish
Setelah semuanya selesai terlaksanakan,
praktikan menutup praktikum ini dengan mengucapkan do’a bersama. Supaya apa
yang sudah dipelajari pada praktikum bisa menjadi ilmu yang bermanfaat.
BAB IV
PENGUMPULAN, PENGOLAHAN DAN PEMBAHASAN DATA
4.1 Pengumpulan Data
4.1.1 Penulisan Program Tampilan 1
Gambar 4.1 program tampilan 1 bagian pertama
Gambar 4.2 program tampilan 1 bagian kedua

Gambar 4.3 program tampilan 1 bagian ketiga
4.1.2 Penulisan Program Tampilan 2

Gambar 4.4 program tampilan 2 bagian pertama

Gambar 4.5 program tampilan 2 bagian kedua

Gambar 4.6 program tampilan 2 bagian ketiga

Gambar 4.7 program tampilan 2 bagian keempat
4.1.3 Penulisan Program Tampilan 3

Gambar 4.8 program tampilan 3 bagian pertama

Gambar 4.9 program tampilan 3 bagian kedua

Gambar 4.10 program tampilan 3 bagian ketiga

Gambar 4.11 program tampilan 3 bagian keempat

Gambar 4.12 program tampilan 3 bagian kelima
4.2 Pengolahan Data
4.2.1 Analisis Program Tampilan 1
Program
Tampilan;
uses
crt;
begin
clrscr;
writeln;
writeln;
writeln;
textcolor(1);
textbackground(white);
writeln(' * *
* * * * * * * * ');
writeln('
* ** * ');
writeln('
* * ');
writeln('
* * ');
writeln(' * * ');
writeln(' * * ');
writeln(' *
* ');
writeln(' *
* ');
writeln(' * * ');
writeln(' *
* ');
writeln('
** ');
writeln;
writeln;
textcolor(2);
textbackground(black);
writeln('#########################################################');
writeln(' Cinta buka sekedar rasa yang harus
dimiliki ');
writeln('Tetapi
juga sesuatu yang harus dipahami oleh setiap orang');
writeln('#########################################################');
writeln;
writeln;
writeln('*********************************************************');
writeln(' MENCARI WANITA YANG MENCINTAI
ALLAH ');
writeln('*********************************************************');
writeln;
textcolor(4);
textbackground(white);
writeln('<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>');
writeln(' <<<CINTAI
ALLAH DAN RASULLNYA>>> ');
writeln(' Niscaya kita juga akan mendapatkan cinta
keduanya ');
writeln('<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>');
writeln;
writeln('___________________________________________');
writeln(' *
*
');
writeln(' * * ');
writeln(' * *
');
writeln('
******************************** ');
writeln(' *********
');
writeln(' ***** ');
writeln(' * ');
writeln('
__________________________________________');
writeln(' ******** ******** ********');
writeln(' ***
*** **
*** **** ');
writeln(' ***
*** ** ***
**** ');
writeln(' ************** ** ***
**** ');
writeln(' ************** **
*** **** ');
writeln(' ***
*** **
*** **** ');
writeln(' ***
*** **
*** **** ');
writeln(' ***
*** **
*** **** ');
writeln(' ***
*** ******** ********');
writeln;
writeln('//////////////////////////////\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\');
writeln('\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\////////////////////////////');
writeln('\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\/////////////////////////');
writeln('\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\////////////////////// ');
writeln('
\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\/////////////////// ');
writeln(' \\\\\\\\\\\\\\\\/////////////// ');
writeln('
||||||||||||||||||||||||||||| ');
writeln('_________________________________________________________');
writeln(' HIDUP LAH SEPERTI PERAHU ');
writeln(' KEMANAPUN OMBAK MEMBAWA ');
writeln('
HARUS TETEAP KUAT TUK BERTAHAN ');
WRITELN('_________________________________________________________');
readln;
end.
Program diatas
merupakan program tampilan yang dibuat pada saat praktikum sekreatif mungkin oleh
setiap praktikan. Pada pembuatan
program diatas harus menghasilkan output sebanyak
50 baris.
Pada pembuatan
program diatas menggunakan beberapa instruksi baru, yaitu seperti penggunaan textcolor yang akan memberikan warna
pada hasil akhir tulisan. Pada program diatas menggunakan beberapa textcolor diantaranya adalah 1 (untuk
warna biru), 2 ( untuk warna hijau), 4 (untuk warna merah). Kemudian pada
program diatas juga menggunakan textbackground
yang akan memberikan warna pada latar hasil program akhir. Pada program
tampilan 1 menggunakan beberapa textbackgroun,
yaitu white (untuk memberikan warna
putih pada latar program) dan black
(untuk memberikan warna hitam pada latar program.)
Pada penulisan
program tampilan 1 masih sama dengan penulisan program-program yang ada pada
modul 1. Jadi instruksi yang digunakan hanya berupa judul program, penggunaan
unit crt, penggunaan clrscr, dan untuk penulisan program
selalu diawali dengan kata begin dan
diakhiri dengan kata end. Program tampilan
1 juga masih menggunakan instruksi writeln
(dimana setelah menulis program posisi kursor akan berada di baris
selanjutnya). Kemudian untuk yang terakhir program diatas harus diakhiri juga
dengan kata readln (untuk membaca
program yang telah dituliskan), dan untuk setiap penulisan program harus
diakhiri dengan titik koma (;) kecuali untuk end diakhiri dengan titik (.).
4.2.2 Analisis Program Tampilan 2
program tampilan_2;
uses crt;
begin
clrscr;
textcolor(13);
delay(3000);
writeln;
writeln;
writeln('********************************************************************');
writeln('********************************************************************');
writeln('***********************
*************************');
writeln('************************** ****************************');
writeln('************************** ****************************');
writeln('************************** ****************************');
writeln('************************** ****************************');
writeln('************************** ****************************');
writeln('************************** ****************************');
writeln('************************** ****************************');
writeln('************************** ****************************');
writeln('***********************
*************************');
writeln('********************************************************************');
writeln('********************************************************************');
textcolor(14);
delay(3000);
writeln('********************************************************************');
writeln('********************************************************************');
writeln('********************** **** **********************');
writeln('******************* ** *******************');
writeln('**************** ** ****************');
writeln('**************** ** ***************');
writeln('****************
****************');
writeln('****************** ******************');
writeln('********************
********************');
writeln('***********************
**********************');
writeln('************************* ************************');
writeln('**************************** ***************************');
writeln('******************************* ******************************');
writeln('********************************* ********************************');
writeln('**********************************
*********************************');
writeln('********************************************************************');
textcolor(12);
delay(3000);
writeln('********************************************************************');
writeln('********************************************************************');
writeln('********************************************************************');
writeln('********** **
******** ******* ***
*** *********');
writeln('********** **
******** ******* ***
*** *********');
writeln('********** **
******** ******* ***
*** *********');
writeln('******************** ********
******* ********* *********');
writeln('******************** ********
******* ********* *********');
writeln('**********
**** ** ********
******* *** ***
*********');
writeln('**********
**** ** ********
******* *** ***
*********');
writeln('**********
**** ** *** **
*** *** *********');
writeln('********************************************************************');
textcolor(11);
delay(3000);
writeln('********************************************************************');
writeln('********************************************************************');
writeln('********************************************************************');
writeln('***** CINTA PADA DUNIA, *****');
writeln('***** DUNIA AKAN PERGI *****');
writeln('***** CINTA PADA MANUSIA, *****');
writeln('***** MANUSIA AKAN MATI *****');
writeln('***** CINTALAH PADA ALLAH *****');
writeln('***** KARENA DIA - LAH *****');
writeln('*****
*****');
writeln('********************************************************************');
writeln('********************************************************************');
writeln('********************************************************************');
readln;
end.
Program diatas
merupakan program tampilan 2. Masih sama seperti program tampilan 1, program
tampilan 2 juga dibuat sesuai dengan imajinasi masing-masing praktikan dan
harus memiliki output sebanyak 50
baris. Pada program diatas mungkin masih terlihat tidak rapih. Dikarenakan,
ukuran dokumen pada Dev Pascal jelaslah
tidak akan sesuai dengan ukuran dokumen pada Microsoft Word. Tetapi, untuk penulisan program yang lebih jelasnya
bisa dilihat pada bagian 4.1.2.
Pada
penulisan program tampilan 2 masih menggunakan cara yang sama dengan program
tampilan 1. Pada program diatas praktikan menggunakan warna berbeda dengan
program tampilan 1. Diantaranya 13 (menghasilkan warna pink muda), 14
(menghasilkan warna kuning), 12 (menghasilkan warna merah) dan juga 11
(menghasilkan warna hijau kebiru-biruan). Kemudian yang membedakannya lagi pada
program tampilan 2 ini dimasukan instruksi Delay,
yang berarti hasil program akan muncul sesuai dengan delai yang dipakai.
Pada program diatas menggunakan Delay(3000),
maka program akan muncul pada waktu 3 detik. Pada penulisan program diatas
masih menggunakan Writeln, dimana
posisi kursor akan berada pada baris selanjutnya.
Harus
diperhatikan juga dalam sebelum menuliskan program harus selalu diawal dengan
kata begin yang artinya memulai program
dan diakhir dengan Readln (untuk
membaca semua program yang telah dituliskan sebelumnya) dan juga end ( mengakhiri program ). Kemudian
untuk setiap penulisan program harus selalu diakhiri dengan tanda titik koma
(;).
4.2.3 Analisis Program Tampilan 3
program tampilan_3;
uses crt;
begin
clrscr;
writeln;
writeln;
writeln;
textcolor(3);
delay(5000);
writeln('xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx');
writeln('xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx');
writeln('xxxxxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxxxxx');
writeln('xxxxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxxxx');
writeln('xxxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxxx');
writeln('xxxxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxxxx');
writeln('xxxxxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxxxxx');
writeln('xxxxxxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxxxxxx');
writeln('xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx');
writeln('xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx');
textcolor(10);
delay(5000);
writeln('xx
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx xx');
writeln('xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx');
writeln('xx
xxxxxxxxxxxxxxxxx
xxxxxxxxxxxxxxxx xx');
writeln('xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx');
writeln('xx
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxx xx');
writeln('xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx');
writeln('xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx');
writeln('xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx');
writeln('xxxxxxxxxxxxxxx
xxxxxxxxxxxxxxx');
writeln('xxxxxxxxxxxxxxxxx
xxxxxxxxxxxxxxxxx');
writeln('xxxxxxxxxxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxxxxxxxxx');
writeln('xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx');
writeln('xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx');
writeln('xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx');
writeln('xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx');
textcolor(8);
delay(5000);
writeln('xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx');
writeln('xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx');
writeln('xxxxxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxxxxx');
writeln('xxxxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxxxx');
writeln('xxxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxxx');
writeln('xxxxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxxxx');
writeln('xxxxxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxxxxx');
writeln('xxxxxxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxxxxxx');
writeln('xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx');
writeln('xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx');
textcolor(9);
delay(5000);
writeln('xx
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx xx');
writeln('xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx');
writeln('xx
xxxxxxxxxxxxxxxxx
xxxxxxxxxxxxxxxx xx');
writeln('xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx');
writeln('xx
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxxxxxxxxxx xx');
writeln('xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx');
writeln('xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx');
writeln('xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx');
writeln('xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx');
writeln('xxxxxxxxxxxxxxxxxxxx xxxxxxxxxxxxxxxxxxx');
writeln('xxxxxxxxxxxxxxxxx
xxxxxxxxxxxxxxxxx');
writeln('xxxxxxxxxxxxxxx
xxxxxxxxxxxxxxx');
writeln('xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx');
writeln('xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx');
textcolor(14);
delay(5000);
writeln('xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx');
writeln('xxxxx SMILE xxxxx');
writeln('xxxxx YOU xxxxx');
writeln('xxxxx DONT CRY xxxxx');
writeln('xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx');
writeln('xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx');
readln;
end.
Program
diatas merupakan program tampilan 3. Seperti program tampilan 1 dan juga 2
program tampilan 3 ini dibuat berdasarkan kreatifitas atau imajinasi yang
dimiliki oleh masing-masing praktikan. Masih dengan ketentuan yang sama, yaitu program
harus menghasilkan output minimal
sebanyak 50 baris. Untuk penulisan program diatas memang tidak tersusun baik.
Dikarenakan, ukuran lembar kerja antara Dep
Pascal dengan Microsoft Word tidak
sama. Mungkin untuk penulisan yang lebih jelasnya bisa dilihat kembali pada
pembahasan bagian 4.1.3.
Pada
pembuatan program tampilan 3 masih menggunakan cara yang sama dengan pembuatan
program tampilan 1 dan 2.
Pada program tampilan 3 ini menggunakan beberapa jenis textcolor, diantaranya warna 3 (menghasilkan warna hijau
kebiru-biruan), 10 (menghasilkan warna hijau muda), 9 (menghasilkan warna biru
muda) dan 14 (menghasilakan warna kuning). Kemudian pada program tampilan 3 ini
menggunakan delay(5000), yang berarti
program akan muncuk setelah waktu 5 detik. Pada penulisan program 3 diatas
masih menggunakan instruksi Writeln, dimana
posisi kursor akan berada pada baris selanjutnya.
Kemudian
yang harus selalu diperhatikan juga sebelum menuliskan program, yaitu harus
selalu diawal dengan kata begin yang
artinya memulai program dan diakhir dengan Readln
(untuk membaca semua program yang telah dituliskan sebelumnya) dan juga end ( mengakhiri program ). Kemudian
untuk setiap penulisan program harus selalu diakhiri dengan tanda titik koma
(;).
Pada
hakikatnya penulisan program tampilan 1 sampai dengan 3 menggunakan cara dan
prinsip yang sama. Hanya saja yang membedakannya output setiap tampilan yang dihasilkan berbeda. Semua itu agar
setiap tampilan memiliki keindahan tersendiri.
4.3 Pembahasan Data
4.3.1 Output Program Tampilan 1
Gambar 4.4 hasil akhir program tampilan 1
Tampilan diatas terbagi kedalam tiga bagian. Pada bagian teratas yaitu
bentuk love yang menggunakan warna
biru dan menggunakan latar putih. Sedangkan untuk delay yang digunakan yaitu delay
1000, yang berarti program akan tampil setelah satu detik. Kemudian pada bagian
kedua dan ketiga menggunakan warna yang sama yaitu merah dan latar putih.
Kemudian untuk delay nya sama yaitu delay 1000.
4.3.2 Output Program Tampilan 2
Gambar 4.9 hasil akhir program tampilan 2
Program tampilan dua diatas terbagi kedalam empat bagian.
Bagian yang pertama yaitu menggunakan kode warna ping dan delay 3000, yang berarti program akan muncul setelah tiga detik.
Kemudian untuk bagian kedua yaitu yang menggunakan kode warna kuning dan masih
menggunakan delay 3000. Selanjutnya
untuk bagian yang ketiga adalah yang berwarna merah dan masih menggunakan delay 3000. Kemudian untuk bagian yang
terakhir adalah yang berwarna hijau kebiru-biruan dan masih menggunakan delay 3000. Hanya saja pada program
tampilan dua ini tidak menggunakan textbackground
untuk memberi warna pada hasil akhir program nanti.
4.3.3 Output Program Tampilan 3
Gambar 4.11 hasil akhir program tampilan 3
Program diatas merupakan program tampilan tiga. Pada program tampilan
tiga ini terbagi atas lima bagian. Pada bagian yang pertama yaitu bagian yang
berwarna biru kehijau-hijauan dan diberi delay
5000, yang berarti program akan muncul setelah waktu lima detika. Kemudian
untuk bagian yang kedua yaitu yang berwarna hijau muda dan masih diberi delay 5000. Selanjutnya untuk bagian
yang ketiga adalah yang berwarna ping muda dan masih diberi delay 5000. Kemudian bagian yang keempat
itu adalah program yang berwarna biru dan masih diberi delay 5000. Selanjutnya untuk yang terakhir yaitu bagian kelima
adalah yang berwarna kuning dan tetap diberi delay 5000. Tujuan pemberian textcolor
dan delay pada program diatas adalah
untuk memperindah tampilan program ketika program akan di compile.
BAB V
PENUTUP
5.1 Kesimpulan
Berdasarkan praktikum yang telah dilaksanakan
oleh praktikan, maka dapat disimpulkan bahwa:
1.
Terdapat
beberapa tools di dalam pemrograman Dev
Pascal, khususnya tools yang digunakan pada saat praktikum diantaranya
adalah Compile Project, Continue, Execute, New, Save.
2.
Pada pengembangan logic berpikir, kita harus
pandai-pandai dalam menganalisis suatu masalah yang terdapat dalam program. Sehingga, dengan demikian semakin kita melatih otak kita untuk
berpikir sistematis dan terstruktur maka itu akan terbawa dalam kehidupan
sehari-hari. Sehingga kita akan terbiasa untuk berpikir secara logic dan juga
sistematis. Seperti contoh dalam kehidupan nyata yaitu
seorang pemimpin yang sedang kesulitan dalam mengambil suatu keputusan untuk
perusahaannya. Jika sudah terbiasa berpikir sistematis dan terstruktur maka pemimpin
tersebut akan dengan mudah dan penuh pertimbangan dalam mengabil keputusannya.
3.
Cara
untuk menganalisis program dsar pada Dev
Pascal adalah kita harus memahami setiap komponen dan maksud di dalam
penulisan yang ada dalam program tersebut. Sehingga kita bisa menentukan cara
penulisan program yang benar dan salah.
5.2 Saran
Praktikan
menyarankan agar kita bisa menggunakan program dev pascal ini dengan baik.
Kemudian penting sekali bagi kita selaku jurusan teknik industri untuk
mempelajari bahasa pemrograman. Sebab, ilmu pemrograman ini akan sangat
dibutuhkan untuk dunia pekerjaan. Terutama yang berkaitan dengan komputer.
Sehingga kita bisa menguasai setiap program yang ada dalam komputer. Selain itu
dengan belajar pemrograman juga bisa melatih logika berfikir kita yang
senantiasa dituntut harus bertindak secara efektif dan efisien.
DAFTAR PUSTAKA
Heri Sismoro, S., & Kusrini
Iskandar, S. (2004). Struktur Data dan Pemrograman dengan Pascal.
Yogyakarta: ANDI OFFSET.
Kafisma, A. (t.thn.). Algoritma.
Dipetik Maret Senin, 2017, dari Algoritma dan Pemrograman:
https://andikafisma.wordpress.com/algoritma-dan-pemrograman/
Raharjo, B. (2006). Teknik Pemrograman
Pascal. Bandung: Informatika Bandung.
Sukindar. (2016, Agustus). Fungsi Bahasa
pemrograman untuk Dunia Pekerjaan. Dipetik Maret Jum'at, 2017, dari
Manfaat Belajar Bahasa Pemrograman untuk Kehidupan: teknojurnal.com
Komentar
Posting Komentar